Kabar Terkini
light_mode
Beranda » Opini » Menanggalkan Curiga: Mengapa “Kita” Lebih Penting daripada “Aku” di Tengah Ketidakpastian Berbangsa dan Bernegara

Menanggalkan Curiga: Mengapa “Kita” Lebih Penting daripada “Aku” di Tengah Ketidakpastian Berbangsa dan Bernegara

  • account_circle Areng Permana
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PANGKALPINANG, KABARKABARIN.COM – Di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang semakin kompleks, masyarakat Indonesia dihadapkan pada tantangan besar berupa meningkatnya rasa saling curiga antar kelompok.

Fenomena ini semakin terlihat di berbagai ruang publik, mulai dari media sosial hingga percakapan sehari-hari, yang kerap dipenuhi narasi pemisah antara “kawan” dan “lawan” dibandingkan semangat untuk membangun masa depan bersama.

Direktur Eksekutif Walikopi Networking, Areng Permana, menilai kondisi tersebut menjadi salah satu ancaman serius bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, ketidakpastian yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan telah mendorong masyarakat untuk lebih fokus pada kepentingan kelompok masing-masing dibandingkan kepentingan bersama.

Dalam kajian sosiologi, fenomena ini pernah dijelaskan oleh sosiolog Amerika, Robert Putnam, melalui konsep Modal Sosial (Social Capital). Putnam menegaskan bahwa masyarakat yang sehat membutuhkan kemampuan membangun jembatan kepercayaan antar kelompok yang berbeda atau yang dikenal sebagai bridging social capital.

“Ketika ketidakpastian meningkat, masyarakat cenderung menarik diri ke lingkungan yang dianggap sama dan aman. Akibatnya, ruang dialog antar kelompok semakin menyempit dan rasa saling percaya perlahan terkikis,” ujar Areng.

Ia menjelaskan bahwa tanpa adanya jembatan kepercayaan yang melintasi perbedaan identitas, bangsa akan kehilangan perekat sosial yang selama ini menjaga persatuan. Masyarakat berpotensi berubah menjadi kumpulan individu yang hidup dalam kecurigaan, bukan komunitas yang saling mendukung dan menguatkan.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Teori Identitas Sosial (Social Identity Theory) yang dikembangkan psikolog Henri Tajfel. Teori ini menjelaskan bahwa manusia secara alami cenderung mengelompokkan diri ke dalam kelompok tertentu (in-group) dan memandang kelompok lain sebagai pihak luar (out-group).

Menurut Areng, dalam situasi yang penuh ketidakpastian, kecenderungan tersebut semakin menguat. Masyarakat menjadi lebih mudah menerima narasi yang memuliakan kelompok sendiri sekaligus merendahkan kelompok lain. Kondisi inilah yang kemudian memicu lahirnya berbagai prasangka dan polarisasi sosial.

“Memahami teori-teori tersebut membuat kita sadar bahwa rasa curiga bukanlah takdir atau karakter bawaan manusia. Ia merupakan respons psikologis terhadap rasa takut dan ketidakpastian yang sedang dihadapi,” katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai membangun kembali kepercayaan sosial yang sempat terkikis. Salah satu caranya adalah dengan keluar dari ruang gema (echo chamber) yang hanya mempertemukan seseorang dengan pandangan yang sejalan dengannya.Areng menekankan pentingnya membangun dialog yang membumi dan terbuka dengan berbagai kelompok masyarakat.

Melalui dialog, masyarakat dapat belajar melihat seseorang bukan berdasarkan label identitasnya, melainkan sebagai sesama warga bangsa yang memiliki tujuan dan harapan yang sama.

“Bangsa ini tidak akan hancur karena perbedaan pendapat. Namun bangsa bisa karam ketika rasa percaya satu sama lain hilang. Mengelola ketidakpastian bukan berarti harus selalu sepakat, tetapi memiliki komitmen untuk tetap berdiri di atas tanah yang sama meski memiliki pandangan berbeda,” tegasnya.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, Areng meyakini bahwa solidaritas sosial tetap menjadi jangkar paling kokoh untuk menjaga persatuan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai menanggalkan prasangka, memperkuat dialog, dan membangun kembali semangat kebersamaan.

“Sebab di dunia yang penuh ketidakpastian ini, hanya solidaritas yang mampu menjaga kita tetap kuat sebagai satu bangsa,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Tags
  • Penulis: Areng Permana
  • Editor: Idnas

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Kunjungi PT TIMAH, Bahas Soal Streamlining dan Optimalisasi Ekosistem Industri Timah Nasional 

    Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Kunjungi PT TIMAH, Bahas Soal Streamlining dan Optimalisasi Ekosistem Industri Timah Nasional 

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 161
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, KABARKABARIN.COM — Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf, melakukan kunjungan kerja ke PT TIMAH (Persero) Tbk dalam rangka monitoring kinerja perusahaan serta evaluasi progress program streamlining sebagai bagian dari transformasi dan optimalisasi ekosistem industri timah nasional. Kehadiran Wakil Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Aminuddin Ma’ruf disambut langsung oleh Direktur Keuangan dan Manajemen […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 289
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • 100 Mahasiswa Pertanian UBB Terima Beasiswa dari Yayasan Merah Putih Gubernur Harapkan Pengembangan Sektor Pertanian

    100 Mahasiswa Pertanian UBB Terima Beasiswa dari Yayasan Merah Putih Gubernur Harapkan Pengembangan Sektor Pertanian

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 21
    • 0Komentar

    BANGKA, KATABABEL.COM – Komitmen memperkuat sumber daya manusia di bidang pertanian terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebanyak 100 beasiswa diberikan kepada mahasiswa Jurusan Pertanian Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan (FPPK) Universitas Bangka Belitung (UBB) sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan dan pengembangan generasi muda pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Beasiswa tersebut oleh Ketua […]

  • Formap Babel Sulap Limbah Jadi Pupuk, Bambang Pati Jaya Dorong Jadi Proyek Percontohan Nasional

    Formap Babel Sulap Limbah Jadi Pupuk, Bambang Pati Jaya Dorong Jadi Proyek Percontohan Nasional

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, KABARKABARIN.COM – Forum Masyarakat Petani (Formap) Bangka Belitung terus berinovasi dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung sektor pertanian. Melalui program pengelolaan limbah terintegrasi, Formap Babel berhasil mengolah limbah menjadi Pupuk PUFA, sebuah pupuk yang dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi petani sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Program bertema “Menjaga Lingkungan Adalah Tugas Kita Bersama” tersebut […]

  • Gubernur Hidayat Arsani Pimpin Rakor Bahas RTRW dan Tata Kelola Pertambangan di Provinsi Babel

    Gubernur Hidayat Arsani Pimpin Rakor Bahas RTRW dan Tata Kelola Pertambangan di Provinsi Babel

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, KABARKABARIN.COM – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani memimpin Rapat Koordinasi Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Provinsi Kepulauan Babel sebagai tindak lanjut hasil kunjungan kerja Komisi II DPR RI ke Provinsi Kepulauan Babel di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Kamis (7/5/2026). Rapat koordinasi tersebut membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama, di […]

  • Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar Hadiri Pelepasan Jemaah Haji, Titip Doa Untuk Daerah

    Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar Hadiri Pelepasan Jemaah Haji, Titip Doa Untuk Daerah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
    • visibility 99
    • 0Komentar

    PANGKALPINANG, KABARIN.COM — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eddy Iskandar, turut menghadiri prosesi pelepasan jemaah haji asal Bangka Belitung di Asrama Haji, Jumat (1/5/2026). Pada momentum penuh haru tersebut, Eddy menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan kloter 7 yang menjadi rombongan pertama jemaah haji dari Bangka Belitung pada musim haji tahun ini. “Alhamdulillah, hari […]

expand_less