Tiga Dekade Berpisah, Alumni SMA Methodist 1 Palembang Angkatan 1990 Kembali Rajut Kebersamaan
- account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
- calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
- visibility 19
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PALEMBANG, KABARKABARIN.COM – Persahabatan yang telah terjalin sejak masa sekolah kembali menghangat dalam acara Temu Kangen dan Silaturahmi Alumni SMA Methodist 1 Palembang Angkatan 1990 yang digelar di Gardenta Cafe dan Resto, Jalan Sosial No. 80 KM 5 Palembang, Sabtu (30/5/2026).
Mengusung tema “Sepi Bukan Berarti Hilang, Diam Bukan Berarti Lupa, Jauh Bukan Berarti Putus”, kegiatan tersebut menjadi wadah berkumpulnya para alumni setelah lebih dari tiga dekade menjalani kehidupan di berbagai daerah dan profesi.
Suasana penuh keakraban langsung terasa saat para alumni saling menyapa dan berbagi cerita. Tawa yang pecah di setiap sudut ruangan seakan menghapus jarak waktu yang telah memisahkan mereka selama bertahun-tahun.
Ketua Pelaksana, Kasmedi Jaya, mengatakan kegiatan tersebut dapat terselenggara berkat dukungan dan donasi dari para alumni yang memiliki keinginan kuat untuk kembali mempererat tali persaudaraan.
“Acara ini terlaksana karena kebersamaan teman-teman alumni yang begitu luar biasa. Melalui donasi dan partisipasi yang diberikan, akhirnya kita bisa kembali berkumpul dan bernostalgia bersama,” ujar Kasmedi.
Menurutnya, reuni bukan hanya menjadi ajang mengenang masa lalu, tetapi juga sarana memperkuat hubungan yang dapat terus terjalin di masa mendatang.
“Kami ingin silaturahmi ini tetap hidup. Karena itu dibentuk grup WhatsApp alumni sebagai wadah komunikasi dan koordinasi agar hubungan antar teman-teman tetap terjaga meskipun berada di kota yang berbeda,” katanya.
Kehangatan reuni semakin terasa dengan hadirnya sejumlah guru yang pernah mendidik para alumni, di antaranya Ibu Fatmawati dan Bapak Nainggolan. Kehadiran para guru tersebut menjadi momen penuh haru sekaligus bentuk penghormatan kepada sosok yang telah berjasa dalam perjalanan pendidikan mereka.
Panitia juga menghadirkan IKA SMETSA atau Ikatan Keluarga Alumni SMA Methodist 1 Palembang sebagai upaya memperkuat sinergi antarangkatan dan memperluas jaringan alumni sekolah.
Sepanjang acara, berbagai kenangan masa putih abu-abu kembali mengalir. Mulai dari kisah di ruang kelas, kegiatan sekolah, hingga pengalaman-pengalaman lucu yang masih membekas dalam ingatan para alumni.
Kasmedi berharap pertemuan tersebut menjadi awal dari semakin eratnya komunikasi dan kolaborasi antaralumni di masa depan.
“Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi energi positif bagi seluruh alumni. Ke depan kami berharap dapat menggelar Reuni Akbar bersama IKA SMETSA yang melibatkan lebih banyak alumni lintas angkatan,” ungkapnya.
Menjelang akhir kegiatan, para peserta mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama. Meski usia telah bertambah dan perjalanan hidup membawa mereka ke berbagai tempat, semangat persahabatan yang tumbuh sejak bangku sekolah tetap terjaga hingga kini.
Temu kangen tersebut menjadi bukti bahwa waktu dan jarak tidak pernah mampu menghapus ikatan persaudaraan yang telah dibangun sejak masa muda. Bagi Alumni SMA Methodist 1 Palembang Angkatan 1990, kebersamaan bukan sekadar kenangan, melainkan ikatan yang terus hidup dan tumbuh sepanjang waktu. (*)
- Penulis: redaksikabarkabarin@gmail.com




