Lagi Melamun, Tapi Pikiran Berisik
- account_circle redaksikabarkabarin@gmail.com
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- visibility 13
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARKABARIN.COM – Kadang kita hanya duduk diam, seolah tidak sedang memikirkan apa-apa. Padahal di dalam kepala, ada begitu banyak hal yang sedang bertengkar.
Tentang sesuatu yang seharusnya tidak terjadi.
Tentang seseorang yang seharusnya sudah dilupakan.
Tentang keputusan yang terus dipertanyakan.
Tentang masa depan yang belum tentu seperti yang dibayangkan.
Lucunya, tubuh bisa berada di satu tempat, sementara pikiran sudah pergi ke mana-mana.
Malam terasa panjang.
Diam terasa ramai.
Dan kesendirian tiba-tiba menjadi tempat paling berisik.
Mungkin bukan hidup yang terlalu rumit. Mungkin kita saja yang terlalu lama menyimpan semuanya sendiri.
Kita terbiasa mengatakan, “Aku baik-baik saja,” padahal yang sebenarnya ingin dikatakan adalah, “Aku sedang tidak baik-baik saja, tapi aku juga tidak tahu harus bercerita kepada siapa.”
Pada akhirnya, kita hanya belajar berdamai dengan sesuatu yang belum selesai.
Bukan karena sudah tidak sakit.
Tapi karena sadar, tidak semua hal harus dipaksa untuk segera sembuh.
Ada yang cukup diterima.
Ada yang cukup dilepaskan.
Dan ada yang cukup kita titipkan kepada waktu.
Jadi kalau hari ini pikiranmu sedang berisik, tidak apa-apa.
Duduklah sebentar.
Tarik napas.
Biarkan semuanya lewat.
Barangkali yang sedang kamu butuhkan bukan jawaban atas semua pertanyaan, melainkan sedikit ketenangan untuk kembali mendengar suara hatimu sendiri.(Red)
- Penulis: redaksikabarkabarin@gmail.com









